Manfaat dan Kandungan daun Kalingsir/Gedi/Mustajab

Sakur cai
0


Daun Kalingsir/Mustajab/Gedi

Daun Gedi: Si Lembut Berkhasiat dari Timur Nusantara


Pernahkah kamu mendengar tentang daun gedi? Mungkin namanya terdengar asing di telinga sebagian orang, namun bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia seperti Papua dan Sulawesi, daun ini adalah sahabat setia dapur dan kesehatan. Lembut saat dimasak, dan menyimpan segudang khasiat yang sayang untuk dilewatkan.

Daun gedi dikenal juga dengan sebutan daun kalingsir, daun mustajab, atau dalam nama ilmiahnya Abelmoschus manihot. Daun ini biasanya tumbuh subur di pekarangan rumah, dan dijadikan sayur harian oleh masyarakat lokal. Tapi jangan salah, manfaatnya jauh melampaui sekadar pelengkap menu makan siang.


Kandungan Nutrisi Daun Gedi


Daun gedi kaya akan nutrisi penting, seperti:

  • Vitamin A, B1, B2, B3, dan C
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Serat tinggi
  • Protein nabati
  • Antioksidan polifenol dan flavonoid

Nutrisi-nutrisi tersebut menjadikan daun gedi sangat layak disebut sebagai "superfood lokal."


Baca juga : Manfaat dan kandungan biji Pala untuk kesehatan 


Manfaat Daun Gedi untuk Kesehatan


1. Melancarkan ASI

Daun gedi sangat terkenal sebagai booster ASI alami. Di Sulawesi dan Papua, ibu menyusui rutin mengonsumsi sayur daun gedi untuk meningkatkan produksi ASI. Kandungan fitonutriennya membantu merangsang hormon prolaktin dan oksitosin.

2. Menurunkan Tekanan Darah

Bagi penderita hipertensi, daun gedi bisa menjadi solusi herbal. Kandungan antioksidan dan potasium membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan secara alami.

3. Membantu Menurunkan Gula Darah

Daun gedi juga digunakan sebagai tanaman herbal untuk mengontrol kadar gula darah. Senyawa aktifnya membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat penyerapan gula di usus.

4. Menyehatkan Saluran Pencernaan

Kandungan seratnya yang tinggi sangat baik untuk pencernaan. Sayur daun gedi terasa licin saat dimasak karena mengandung lendir alami (mukilaginosa) yang melindungi dinding lambung dan usus dari iritasi serta memperlancar buang air besar.

5. Mempercepat Penyembuhan Luka

Secara tradisional, daun gedi juga digunakan sebagai obat luar. Daunnya dihancurkan lalu ditempelkan pada luka atau borok untuk membantu mempercepat penyembuhan berkat sifat anti-inflamasi dan antiseptiknya.

6. Menjaga Kesehatan Mata dan Kulit

Karena kandungan vitamin A dan C yang tinggi, daun gedi sangat baik untuk kesehatan mata, mencegah kerusakan sel, dan menjaga kulit tetap segar dan awet muda.

Cara Mengolah Daun Gedi

Berikut ini beberapa cara umum mengolah daun gedi agar manfaatnya tetap optimal:

  • Direbus sebagai sayur bening atau sayur santan
  • Dibuat jus untuk keperluan pengobatan tradisional
  • Dicampur telur sebagai orak-arik sehat
  • Dijadikan lalapan dengan sambal tomat segar

Usahakan tidak memasaknya terlalu lama agar nutrisi penting tidak rusak. Tekstur daun yang berlendir saat dimasak justru menandakan bahwa nutrisi alaminya masih utuh.


Tabel Nutrisi Daun Gedi


Kandungan Jumlah per 100 gram
Energi 51 kkal
Protein 4.3 gram
Kalsium 230 mg
Zat Besi 5.2 mg
Vitamin C 67 mg



Kesimpulan: Saatnya Angkat Superfood Lokal


Daun gedi adalah bukti nyata bahwa tanaman lokal bisa menjadi solusi alami yang ampuh untuk kesehatan kita. Bukan hanya lezat, tetapi juga menyimpan segudang manfaat mulai dari memperlancar ASI hingga menjaga tekanan darah tetap stabil.

Jadi, kalau kamu menemukan tanaman ini tumbuh di pekarangan rumah nenek atau pasar tradisional, jangan ragu untuk membawanya pulang. Karena di balik kesederhanaannya, daun gedi menyimpan sejuta kebaikan.

Yuk, cintai tanaman lokal—mulai dari yang tumbuh di halaman sendiri!


Daun Kalingsir/Mustajab/Gedi

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)